Sedekah Barokah
Harta yang kamu makan
kelak akan menjadi kotoran
Harta yang kamu simpan
kelak akan menjadi rebutan
sedangkan
Harta yang kamu amalkan
itulah hartamu yang tak kan pernah hilang
sekalipun jasadmu telah menghilang
Menu
Showing posts with label Hikmah dan Mutiara Kata. Show all posts
Showing posts with label Hikmah dan Mutiara Kata. Show all posts
Monday, February 18, 2019
Thursday, December 3, 2015
Kekayaan Pemberian Tuhan! Kemiskinan?
Isilah titik-titik di bawah ini dan mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing ...
1. Allah menciptakan tertawa dan .....
2. Allah itu mematikan dan .....
3. Allah menciptakan laki-laki dan .....
4. Allah memberikan kekayaan dan .....
Mayoritas kita tentu akan dengan mudah menjawab:
1. Menangis ...
2. Menghidupkan ...
3. Perempuan ...
Tapi bagaimana dengan no.4 ...? Apakah Kemiskinan ...?
Untuk mengetahui jawabannya, mari kita lihat rangkaian firman Allah dalam Surah An-Najm ayat 43-45, dan 48, sebagai berikut:
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﺿْﺤَﻚَ ﻭَﺃَﺑْﻜَﻰ
"dan Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (QS. An-Najm: 43)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻣَﺎﺕَ ﻭَﺃَﺣْﻴَﺎ
"dan Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan." (QS. An-Najm: 44)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﻴْﻦِ ﺍﻟﺬَّﻛَﺮَ ﻭَﺍﻟْﺄُﻧﺜَﻰ
"dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. " (QS. An-Najm: 45)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻏْﻨَﻰ ﻭَﺃَﻗْﻨَﻰ
"dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan." (QS. An-Najm: 48)
Ternyata jawaban kita benar hanya pada no. 1-3 ... sedangkan jawaban untuk no. 4 keliru.
Jawaban Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an bukan Kemiskinan, tapi KECUKUPAN.
Subhanallah..
Sesungguhnya Allah Ta'ala hanya memberi Kekayaan dan Kecukupan kepada hamba-Nya.
Ternyata yang "menciptakan" Kemiskinan adalah diri kita sendiri.
Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi, kemalasan, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri.
Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yang senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa miskin.
Jadi, marilah kita bangun rasa keberlimpahan dan kecukupan di dalam hati dan pikiran kita, berhenti mengeluh, berhenti mengatakan rejeki kecil, agar kita menjadi hamba-Nya yang selalu bersyukur.
Selamat menjemput rejeki yang halal, semoga berkah. Aamiin...
1. Allah menciptakan tertawa dan .....
2. Allah itu mematikan dan .....
3. Allah menciptakan laki-laki dan .....
4. Allah memberikan kekayaan dan .....
Mayoritas kita tentu akan dengan mudah menjawab:
1. Menangis ...
2. Menghidupkan ...
3. Perempuan ...
Tapi bagaimana dengan no.4 ...? Apakah Kemiskinan ...?
Untuk mengetahui jawabannya, mari kita lihat rangkaian firman Allah dalam Surah An-Najm ayat 43-45, dan 48, sebagai berikut:
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﺿْﺤَﻚَ ﻭَﺃَﺑْﻜَﻰ
"dan Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis." (QS. An-Najm: 43)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻣَﺎﺕَ ﻭَﺃَﺣْﻴَﺎ
"dan Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan." (QS. An-Najm: 44)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﻴْﻦِ ﺍﻟﺬَّﻛَﺮَ ﻭَﺍﻟْﺄُﻧﺜَﻰ
"dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. " (QS. An-Najm: 45)
ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻏْﻨَﻰ ﻭَﺃَﻗْﻨَﻰ
"dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan." (QS. An-Najm: 48)
Ternyata jawaban kita benar hanya pada no. 1-3 ... sedangkan jawaban untuk no. 4 keliru.
Jawaban Allah Ta'ala dalam Al-Qur'an bukan Kemiskinan, tapi KECUKUPAN.
Subhanallah..
Sesungguhnya Allah Ta'ala hanya memberi Kekayaan dan Kecukupan kepada hamba-Nya.
Ternyata yang "menciptakan" Kemiskinan adalah diri kita sendiri.
Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi, kemalasan, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri.
Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yang senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa miskin.
Jadi, marilah kita bangun rasa keberlimpahan dan kecukupan di dalam hati dan pikiran kita, berhenti mengeluh, berhenti mengatakan rejeki kecil, agar kita menjadi hamba-Nya yang selalu bersyukur.
Selamat menjemput rejeki yang halal, semoga berkah. Aamiin...
Label:
Cerita Lucu,
Hikmah dan Mutiara Kata
Friday, November 6, 2015
IBU
....renungan sepanjang masa....
Seorang ibu dlm hidupnya banyak berbuat kebohongan.
1. Ketika mau makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, makan lah ibu tdk lapar.
2. Saat makan, Ia selalu menyisihkan ikan/daging untuk anaknya dan berkata, ibu tdk suka ikan/daging, makanlah nak.
3. Tengah malam saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,Istirahatlah nak, ibu blm ngantuk.
4. Saat anak sudah bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.
5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal disana.
6.Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, Jangan menangis nak, ibu tidak apa2.
Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu. Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Semoga semua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu..., karena Beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita.
Berbahagialah orang2 yg masih memiliki ibu dan bahagiakanlah ibu selagi masih ada
👵🏻👵🏻👵🏻
Seorang ibu dlm hidupnya banyak berbuat kebohongan.
1. Ketika mau makan, jika makanan kurang, Ia akan memberikan makanan itu kpd anaknya dan berkata, makan lah ibu tdk lapar.
2. Saat makan, Ia selalu menyisihkan ikan/daging untuk anaknya dan berkata, ibu tdk suka ikan/daging, makanlah nak.
3. Tengah malam saat dia sdg menjaga anaknya yg sakit, Ia berkata,Istirahatlah nak, ibu blm ngantuk.
4. Saat anak sudah bekerja, mengirimkan uang untuk ibu. Ia berkata, Simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang.
5. Saat anak sdh sukses, menjemput ibunya utk tinggal di rumah besar, Ia lantas berkata, Rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal disana.
6.Saat menjelang tua, ibu sakit keras, anaknya menangis, ttp ibu msh bs tersenyum sambil berkata, Jangan menangis nak, ibu tidak apa2.
Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu. Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, ibu slalu menganggap kita anak kecilnya, mengkhawatirkan diri kita tp tdk prnh membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.
Semoga semua anak di dunia ini bs menghargai setiap kebohongan seorang ibu..., karena Beliaulah malaikat nyata yg dikirim TUHAN untuk menjaga kita.
Berbahagialah orang2 yg masih memiliki ibu dan bahagiakanlah ibu selagi masih ada
👵🏻👵🏻👵🏻
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Wednesday, October 21, 2015
Akhir Suami Istri
Sebelum baca ambil tissue dulu..
Copas dari group alumni akhwat uin. Izin share yaa.
Kultweet Pak Erie Sudewo hari ini
Tema: Akhir Suami Isteri
1. Dari Hotel Santika Jogjakarta, ada copas sebelah. Kita eksplorasi yuuk.
2. Al kisah ada suami isteri di usia senja. Tinggal di rumah yg telah dihuni puluhan tahun. Dua anak mereka telah mandiri.
3. Suami pensiunan, sedang isteri ibu rumah tangga. Mereka lebih memilih tinggap di rumah yg skrg meski anak2 meminta mereka pindah.
4. Jadilah mereka berdua yg sudah renta, menghabiskan waktu sisa di rumah yg telah jadi saksi ribuan bahkan jutaan peristiwa.
5. Suatu saat lepas senja bada halat Isya, di masjid tak jauh dari rumah, isteri tak temukan sandalnya.
6. Saat sibuk mencari, suami menghampiri: “Kenapa, Bu?” Isteri menoleh sambil berkata: “Sandal ibu gak ketemu Pak”.
7. “Ya sudah gak apa2. Pakai sandal ini saja”, kata suami sambil sodorkan sandal yg dipakainya. Walau ragu, isteri kenakan sandal bapak.
8. Menuruti perkataan suami adalah kebiasaannya. Jarang membantah. Paham kegundahan isteri, suami genggam lengan isteri.
9. Pikiran suami berkelebat. Bgmnpun aku bisa melangkah karena ditopang kaki isteriku selama puluhan tahun.
10. Terimakasih sebanyak, sebesar, dan sedalam apapun takkan pernah setimpal dg apa yg telah dilakukan untukku.
11. Kaki isterinya yg mungil, selalu berlari kecil membukakan pintu utk-ku saat aku pulang kerja. Juga di tengah2 malam.
12. Kaki yg telah antar anak2 ke sekolah tanpa kenal lelah. Kaki yg menyusuri bbg tempat mencari kebutuhanku dan anak2 di rumah.
13. Sang isteri memandang suaminya sambil tersenyum. Dg tulus mereka kembali ke rumah setelah shalat Isya berjamaah di masjid.
14. Di usia lanjut, penyakit diabet telah menyerang pandangan mata isteri. Saat kesulitan merapihkan kuku, suami dg lembut membantu.
15. Suami ambil gunting kuku dari tangan isteri. Jari2 yg sudah keriput digenggam suami. Lalu dipotong kuku isteri.
16. Setelah selesai, dikecup jemari isteri. Suami lirih berkata: “Terimakasih ya, Bu”. Sembari tersenyum suami memandang wajah isteri.
17. “Tidak, Pak. Ibu yg seharusnya berterimakasih. Bapak telah membantu memotong kuku Ibu”, tukas isteri tersipu2.
18. “Terimakasih utk semua pekerjaan luar biasa repotnya, yg tentu tak sanggup aku lakukan”.
19. “Aku takjub betapa luar biasanya Ibu. Aku tahu semua takkan terbalas sampai kapanpun”, kata suami tulus.
20. Mata ibu sembab. Dua titik air mata menggayut di mata isteri. “Bapak koq bicara begitu?” Ibu senang atas semuanya, Pak.
21. Apa yg telah kita lalui bersama adalah sesuatu yg luar biasa. Ibu selalu bersyukur pd keluarga, baik atau buruk. Semua kita hadapi.
22. Hari Jumat yg cerah, suami siap berangkat ke masjid. Setelah pamit, suami menoleh sekali lagi pd isteri. Wajah Bapak teduh, bening.
23. Tak ada tanda apapun, seperti biasa. Hingga bbrp saat kemudian, bbrp org mengetuk pintu memberi kabar yg tak pernah diduga.
24. Inalillahi waina ilahihi rojiun. Bapak, suaminya, siang itu telah menyelesaikan perjalanan di dunia. Menghadap Sang Khalik.
25. Bapak pulang saat sedang duduk di tahiyat akhir Shalat Jumat. Telunjuknya masih sempurna menunjuk Kiblat.
26. Subhanallah, sungguh akhir perjalanan hidup yg indah. Demikian gumam para jama’ah setelah menyadari ada jamaah yg wafat saat shalat.
27. Ibu tersadar, ketika bapak menoleh lagi sebelum beranjak keluar pagar. Terbayang tatapan terakhir Bapak. Senyumnya teduh.
28. Apakah itu tanda bahwa suaminya berat hati akan meninggalkan isteri untuk selamanya? Ibu mendesah sesunggukkan.
29. Bbrp hari kemudian, Ibu bermimpi bertemu suaminya. Dg wajah cerah, suami hampiri dirinya. Membelai rambutnya selembut dulu.
30. “Apa yg Bapak lakukan?” tanya isteri bercampur bingung. “Ibu harus kelihatan cantik. Kita akan lakukan perjalanan jauh”.
31. “Bapak tak bisa tanpa ibu. Bahkan setelah kehidupan dunia ini berakhir sekalipun. Bapak selalu butuh Ibu”.
32. “Saat Bapak disuruh memilih pendamping, Bapak bingung. Bapak bilang pendamping saya tertinggal. Saya mohon izin untuk menjemputnya”.
33. Isteri menangis sebelum akhirnya berkata: “Ibu ihlas Bapak pergi. Tapi Ibu tak bisa bohong kalau Ibu takut sekali sekarang sendirian”.
34. “Kalau ada kesempatan mendampingi Bapak sekali lagi, apalagi untuk selamanya, tentu tidak akan Ibu sia2kan”.
35. Tangis ibu berganti dengan senyuman. Senyum terakhir yang indah dalam mimpi ibu yang terakhir pula.
36. Tetangga berdatangan, memandikan jenazah seorang wanita, yang hanya tiga hari setelah ditinggal Bapak.
37. “Isterimu adalah bajumu. Dan suami itu adalah bajumu pula (Al Baqarah 187).
Copas dari group alumni akhwat uin. Izin share yaa.
Kultweet Pak Erie Sudewo hari ini
Tema: Akhir Suami Isteri
1. Dari Hotel Santika Jogjakarta, ada copas sebelah. Kita eksplorasi yuuk.
2. Al kisah ada suami isteri di usia senja. Tinggal di rumah yg telah dihuni puluhan tahun. Dua anak mereka telah mandiri.
3. Suami pensiunan, sedang isteri ibu rumah tangga. Mereka lebih memilih tinggap di rumah yg skrg meski anak2 meminta mereka pindah.
4. Jadilah mereka berdua yg sudah renta, menghabiskan waktu sisa di rumah yg telah jadi saksi ribuan bahkan jutaan peristiwa.
5. Suatu saat lepas senja bada halat Isya, di masjid tak jauh dari rumah, isteri tak temukan sandalnya.
6. Saat sibuk mencari, suami menghampiri: “Kenapa, Bu?” Isteri menoleh sambil berkata: “Sandal ibu gak ketemu Pak”.
7. “Ya sudah gak apa2. Pakai sandal ini saja”, kata suami sambil sodorkan sandal yg dipakainya. Walau ragu, isteri kenakan sandal bapak.
8. Menuruti perkataan suami adalah kebiasaannya. Jarang membantah. Paham kegundahan isteri, suami genggam lengan isteri.
9. Pikiran suami berkelebat. Bgmnpun aku bisa melangkah karena ditopang kaki isteriku selama puluhan tahun.
10. Terimakasih sebanyak, sebesar, dan sedalam apapun takkan pernah setimpal dg apa yg telah dilakukan untukku.
11. Kaki isterinya yg mungil, selalu berlari kecil membukakan pintu utk-ku saat aku pulang kerja. Juga di tengah2 malam.
12. Kaki yg telah antar anak2 ke sekolah tanpa kenal lelah. Kaki yg menyusuri bbg tempat mencari kebutuhanku dan anak2 di rumah.
13. Sang isteri memandang suaminya sambil tersenyum. Dg tulus mereka kembali ke rumah setelah shalat Isya berjamaah di masjid.
14. Di usia lanjut, penyakit diabet telah menyerang pandangan mata isteri. Saat kesulitan merapihkan kuku, suami dg lembut membantu.
15. Suami ambil gunting kuku dari tangan isteri. Jari2 yg sudah keriput digenggam suami. Lalu dipotong kuku isteri.
16. Setelah selesai, dikecup jemari isteri. Suami lirih berkata: “Terimakasih ya, Bu”. Sembari tersenyum suami memandang wajah isteri.
17. “Tidak, Pak. Ibu yg seharusnya berterimakasih. Bapak telah membantu memotong kuku Ibu”, tukas isteri tersipu2.
18. “Terimakasih utk semua pekerjaan luar biasa repotnya, yg tentu tak sanggup aku lakukan”.
19. “Aku takjub betapa luar biasanya Ibu. Aku tahu semua takkan terbalas sampai kapanpun”, kata suami tulus.
20. Mata ibu sembab. Dua titik air mata menggayut di mata isteri. “Bapak koq bicara begitu?” Ibu senang atas semuanya, Pak.
21. Apa yg telah kita lalui bersama adalah sesuatu yg luar biasa. Ibu selalu bersyukur pd keluarga, baik atau buruk. Semua kita hadapi.
22. Hari Jumat yg cerah, suami siap berangkat ke masjid. Setelah pamit, suami menoleh sekali lagi pd isteri. Wajah Bapak teduh, bening.
23. Tak ada tanda apapun, seperti biasa. Hingga bbrp saat kemudian, bbrp org mengetuk pintu memberi kabar yg tak pernah diduga.
24. Inalillahi waina ilahihi rojiun. Bapak, suaminya, siang itu telah menyelesaikan perjalanan di dunia. Menghadap Sang Khalik.
25. Bapak pulang saat sedang duduk di tahiyat akhir Shalat Jumat. Telunjuknya masih sempurna menunjuk Kiblat.
26. Subhanallah, sungguh akhir perjalanan hidup yg indah. Demikian gumam para jama’ah setelah menyadari ada jamaah yg wafat saat shalat.
27. Ibu tersadar, ketika bapak menoleh lagi sebelum beranjak keluar pagar. Terbayang tatapan terakhir Bapak. Senyumnya teduh.
28. Apakah itu tanda bahwa suaminya berat hati akan meninggalkan isteri untuk selamanya? Ibu mendesah sesunggukkan.
29. Bbrp hari kemudian, Ibu bermimpi bertemu suaminya. Dg wajah cerah, suami hampiri dirinya. Membelai rambutnya selembut dulu.
30. “Apa yg Bapak lakukan?” tanya isteri bercampur bingung. “Ibu harus kelihatan cantik. Kita akan lakukan perjalanan jauh”.
31. “Bapak tak bisa tanpa ibu. Bahkan setelah kehidupan dunia ini berakhir sekalipun. Bapak selalu butuh Ibu”.
32. “Saat Bapak disuruh memilih pendamping, Bapak bingung. Bapak bilang pendamping saya tertinggal. Saya mohon izin untuk menjemputnya”.
33. Isteri menangis sebelum akhirnya berkata: “Ibu ihlas Bapak pergi. Tapi Ibu tak bisa bohong kalau Ibu takut sekali sekarang sendirian”.
34. “Kalau ada kesempatan mendampingi Bapak sekali lagi, apalagi untuk selamanya, tentu tidak akan Ibu sia2kan”.
35. Tangis ibu berganti dengan senyuman. Senyum terakhir yang indah dalam mimpi ibu yang terakhir pula.
36. Tetangga berdatangan, memandikan jenazah seorang wanita, yang hanya tiga hari setelah ditinggal Bapak.
37. “Isterimu adalah bajumu. Dan suami itu adalah bajumu pula (Al Baqarah 187).
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Friday, October 16, 2015
Harga vs Manfaat
"Harga vs Manfaat"
- Disaat kita memakai jam tangan seharga 300 dollar atau 30,000 dollar, kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.
- Ketika kita membawa tas atau dompet seharga 300 dollar atau 30,000 dollar, keduanya dapat membantu kita membawa sebagian barang/ uang.
- Waktu kita tinggal di rumah seluas 30 m² atau 300 m², kesepian yg kita alami tetaplah sama.
- Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kitapun ikut
jatuh.
- Kebahagiaan terdalam bukan datang dari harta duniawi. Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama, lalu kita ketawa, nyanyi, ngobrol ngalor ngidul tentang dunia dan surga, berbagi suka dan duka, itulah kebahagiaan sesungguhnya.
- Hal penting yg patut di renungkan dalam hidup :
1. Jangan mendidik anak kita untuk menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.
2. Kata² yg terbaik di Inggris :
"makan makanan'mu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat²an sebagai
makananmu"
3. Seseorang yg mencintai kita tidak akan pernah meninggalkan kita karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.
4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia dan menjadi manusia". Hanya yg berhikmat yg mengerti tentang itu.
5. Hidup itu antara "B" Birth (lahir) dan "D" Death (mati). Diantara keduanya adalah "C" Choice (pilihan) hidup yg kita jalani, ditentukan oleh setiap pilihan kita.
Jika kita mau berjalan cepat, jalanlah sendirian. Tetapi jika kita ingin berjalan jauh, jalanlah bersama.
6. Ada 6 dokter terbaik :
- Keluarga
- Istirahat
- Olah Raga
- Makan yg sehat
- Teman
- Tertawa
Pelihara semua itu dalam semua tingkatan kehidupan dan nikmatilah !
Enjoy your saturday with your family ...💛
- Disaat kita memakai jam tangan seharga 300 dollar atau 30,000 dollar, kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.
- Ketika kita membawa tas atau dompet seharga 300 dollar atau 30,000 dollar, keduanya dapat membantu kita membawa sebagian barang/ uang.
- Waktu kita tinggal di rumah seluas 30 m² atau 300 m², kesepian yg kita alami tetaplah sama.
- Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kitapun ikut
jatuh.
- Kebahagiaan terdalam bukan datang dari harta duniawi. Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama, lalu kita ketawa, nyanyi, ngobrol ngalor ngidul tentang dunia dan surga, berbagi suka dan duka, itulah kebahagiaan sesungguhnya.
- Hal penting yg patut di renungkan dalam hidup :
1. Jangan mendidik anak kita untuk menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.
2. Kata² yg terbaik di Inggris :
"makan makanan'mu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat²an sebagai
makananmu"
3. Seseorang yg mencintai kita tidak akan pernah meninggalkan kita karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.
4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia dan menjadi manusia". Hanya yg berhikmat yg mengerti tentang itu.
5. Hidup itu antara "B" Birth (lahir) dan "D" Death (mati). Diantara keduanya adalah "C" Choice (pilihan) hidup yg kita jalani, ditentukan oleh setiap pilihan kita.
Jika kita mau berjalan cepat, jalanlah sendirian. Tetapi jika kita ingin berjalan jauh, jalanlah bersama.
6. Ada 6 dokter terbaik :
- Keluarga
- Istirahat
- Olah Raga
- Makan yg sehat
- Teman
- Tertawa
Pelihara semua itu dalam semua tingkatan kehidupan dan nikmatilah !
Enjoy your saturday with your family ...💛
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Secangkir kopi...
Sebuah renungan di sore hari.
Pada Suatu hari Beberapa alumnus di sebuah Universitas terkenal, bertamu ke rumah Seorang Dosen senior, Pertemuan itu terjadi setelah bertahun-tahun mereka lulus. Yang tentunya semua dalam kondisi yang berbeda. Mereka kembali dipertemukan, Setelah mereka semua alumnus tersebut menggapai kesuksesan, kedudukan yang tinggi serta kemapanan ekonomi dan sosial. Setelah saling menyapa dan berbasa basi, masing-masing mereka mulai mengeluhkan pekerjaannya. Jadwal yang begitu padat, tugas yang menumpuk dan banyak beban lainnya yang seringkali membuat mereka stress. Sejenak sang dosen masuk ke dalam. Beberapa saat kemudian, beliau keluar sambil membawa nampan tampak di atasnya sebuah teko besar berisikan kopi dan berbagai jenis cangkir. Ada cangkir-cangkir keramik tiongkok yang mewah. Cangkir-cangkir kristal. Cangkir-cangkir melamin. Dan cangkir-cangkir plastik. Sebagian cangkir tersebut luar biasa indahnya. Ukirannya, warnanya dan harganya yang waahh. Namun ada juga cangkir plastik yang biasanya berada di rumah orang-orang yang amat miskin. Sang dosen berkata, "Silahkan.. masing-masing menuangkan kopinya sendiri". Setelah setiap mahasiswa memegang cangkirnya, sang dosen berkata, "Tidakkah kalian perhatikan bahwa hanya cangkir-cangkir mewah saja yang kalian pilih? Kalian enggan mengambil cangkir-cangkir yang biasa? Manusiawi sebenarnya, saat masing-masing dari kalian berusaha mendapatkan yang paling istimewa. Namun seringkali itulah yang membuat kalian menjadi gelisah dan stress. Sejatinya yang kalian butuhkan adalah kopi, bukan cangkirnya. Akan tetapi kalian tergiur dengan cangkir-cangkir yang mewah. Terus perhatikanlah, setelah masing-masing kalian memegang cangkir tersebut, kalian akan terus berusaha mencermati cangkir yang dipegang orang lain!"
Sang Dosen menambahkan, "Andaikan kehidupan adalah kopi, maka pekerjaan, harta dan kedudukan sosial adalah cangkir-cangkirnya.Jadi, hal-hal itu hanyalah perkakas yang membungkus kehidupan. Adapun kehidupan (kopi) itu sendiri, ya tetap itu-itu saja, tidak berubah. Saat konsentrasi kita tersedot kepada cangkir, maka saat itu pula kita akan kehilangan kesempatan untuk menikmati kopi. Karena itu kunasehatkan pada kalian, jangan terlalu memperhatikan cangkir, akan tetapi nikmatilah kopinya". Sejatinya, inilah penyakit yang diderita manusia. Banyak orang yang tidak bersyukur kepada Allah atas apa yang ia miliki, setinggi apapun kesuksesannya. Sebab ia selalu membandingkannya dengan apa yang dimiliki orang lain. Setelah menikah dengan seorang wanita cantik yang berakhlak mulia, ia selalu berfikir bahwa orang lain menikah dengan wanita yang lebih istimewa dari istrinya. Sudah tinggal di rumah sendiri, namun selalu membayangkan bahwa orang lain rumahnya lebih mewah dari rumah sendiri. Ia bukannya menikmati kehidupannya beserta istri dan anak-anaknya. Tapi justru selalu memikirkan apa yang dimiliki orang lain, seraya berkata, "Aku belum punya apa yang mereka punya".
Rasulullah SAW mengingatkan, "Barang siapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya dan memiliki makanan untuk hari itu; seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya". (HR. Tirmidzi dan dinilai hasan oleh al-Albani).Terkadang manusia itu aneh, Mereka korbankan kesehatan untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Namun Setelah terkumpul, mereka gunakan harta tersebut untuk mengembalikan kesehatannya yang telah hilang! Mereka selalu gelisah memikirkan masa depan, tapi mereka melupakan hari ini. Akibatnya, mereka tidak menikmati hari ini dan tidak pula hidup di masa datang. Mereka senantiasa melihat apa yang dimiliki orang lain, namun tidak pernah melihat apa yang dimilikinya sendiri. Akibatnya, ia tidak bisa meraih apa yang dimiliki orang lain dan tidak pula bisa menikmati milik sendiri. Padahal, Mereka diciptakan untuk satu tujuan, yakni beribadah. Dunia diciptakan untuk mereka gunakan sebagai sarana beribadah. Tetapi malah sebaliknya, justru sarana tersebut pada akhirnya melalaikan mereka dari tujuan utama"
Maka, mulai saat ini kita nikmati kopi kehidupan tersebut dengan sebaik-baiknya seraya terus bersyukur atas apa yang kita punya, bagaimanapun dan seperti apapun cangkirnya.
Pada Suatu hari Beberapa alumnus di sebuah Universitas terkenal, bertamu ke rumah Seorang Dosen senior, Pertemuan itu terjadi setelah bertahun-tahun mereka lulus. Yang tentunya semua dalam kondisi yang berbeda. Mereka kembali dipertemukan, Setelah mereka semua alumnus tersebut menggapai kesuksesan, kedudukan yang tinggi serta kemapanan ekonomi dan sosial. Setelah saling menyapa dan berbasa basi, masing-masing mereka mulai mengeluhkan pekerjaannya. Jadwal yang begitu padat, tugas yang menumpuk dan banyak beban lainnya yang seringkali membuat mereka stress. Sejenak sang dosen masuk ke dalam. Beberapa saat kemudian, beliau keluar sambil membawa nampan tampak di atasnya sebuah teko besar berisikan kopi dan berbagai jenis cangkir. Ada cangkir-cangkir keramik tiongkok yang mewah. Cangkir-cangkir kristal. Cangkir-cangkir melamin. Dan cangkir-cangkir plastik. Sebagian cangkir tersebut luar biasa indahnya. Ukirannya, warnanya dan harganya yang waahh. Namun ada juga cangkir plastik yang biasanya berada di rumah orang-orang yang amat miskin. Sang dosen berkata, "Silahkan.. masing-masing menuangkan kopinya sendiri". Setelah setiap mahasiswa memegang cangkirnya, sang dosen berkata, "Tidakkah kalian perhatikan bahwa hanya cangkir-cangkir mewah saja yang kalian pilih? Kalian enggan mengambil cangkir-cangkir yang biasa? Manusiawi sebenarnya, saat masing-masing dari kalian berusaha mendapatkan yang paling istimewa. Namun seringkali itulah yang membuat kalian menjadi gelisah dan stress. Sejatinya yang kalian butuhkan adalah kopi, bukan cangkirnya. Akan tetapi kalian tergiur dengan cangkir-cangkir yang mewah. Terus perhatikanlah, setelah masing-masing kalian memegang cangkir tersebut, kalian akan terus berusaha mencermati cangkir yang dipegang orang lain!"
Sang Dosen menambahkan, "Andaikan kehidupan adalah kopi, maka pekerjaan, harta dan kedudukan sosial adalah cangkir-cangkirnya.Jadi, hal-hal itu hanyalah perkakas yang membungkus kehidupan. Adapun kehidupan (kopi) itu sendiri, ya tetap itu-itu saja, tidak berubah. Saat konsentrasi kita tersedot kepada cangkir, maka saat itu pula kita akan kehilangan kesempatan untuk menikmati kopi. Karena itu kunasehatkan pada kalian, jangan terlalu memperhatikan cangkir, akan tetapi nikmatilah kopinya". Sejatinya, inilah penyakit yang diderita manusia. Banyak orang yang tidak bersyukur kepada Allah atas apa yang ia miliki, setinggi apapun kesuksesannya. Sebab ia selalu membandingkannya dengan apa yang dimiliki orang lain. Setelah menikah dengan seorang wanita cantik yang berakhlak mulia, ia selalu berfikir bahwa orang lain menikah dengan wanita yang lebih istimewa dari istrinya. Sudah tinggal di rumah sendiri, namun selalu membayangkan bahwa orang lain rumahnya lebih mewah dari rumah sendiri. Ia bukannya menikmati kehidupannya beserta istri dan anak-anaknya. Tapi justru selalu memikirkan apa yang dimiliki orang lain, seraya berkata, "Aku belum punya apa yang mereka punya".
Rasulullah SAW mengingatkan, "Barang siapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya, sehat badannya dan memiliki makanan untuk hari itu; seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya". (HR. Tirmidzi dan dinilai hasan oleh al-Albani).Terkadang manusia itu aneh, Mereka korbankan kesehatan untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya. Namun Setelah terkumpul, mereka gunakan harta tersebut untuk mengembalikan kesehatannya yang telah hilang! Mereka selalu gelisah memikirkan masa depan, tapi mereka melupakan hari ini. Akibatnya, mereka tidak menikmati hari ini dan tidak pula hidup di masa datang. Mereka senantiasa melihat apa yang dimiliki orang lain, namun tidak pernah melihat apa yang dimilikinya sendiri. Akibatnya, ia tidak bisa meraih apa yang dimiliki orang lain dan tidak pula bisa menikmati milik sendiri. Padahal, Mereka diciptakan untuk satu tujuan, yakni beribadah. Dunia diciptakan untuk mereka gunakan sebagai sarana beribadah. Tetapi malah sebaliknya, justru sarana tersebut pada akhirnya melalaikan mereka dari tujuan utama"
Maka, mulai saat ini kita nikmati kopi kehidupan tersebut dengan sebaik-baiknya seraya terus bersyukur atas apa yang kita punya, bagaimanapun dan seperti apapun cangkirnya.
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Skala Prioritas
SKALA PRIORITAS📈📊
🎓 Seorang guru besar di depan audiens nya memulai materi kuliah dengan menaruh topless yg bening & besar di atas meja.
🎾 Lalu sang guru mengisinya dengan bola tenis hingga tidak muat lagi.
* Beliau bertanya: "Sudah penuh?"
* Audiens menjawab: "Sdh penuh".
🎳 Lalu sang guru mengeluarkan kelereng dari kotaknya & memasukkan nya ke dlm topless tadi. Kelereng mengisi sela2 bola tenis hingga tdk muat lagi. * Beliau bertanya: "Sdh penuh?"
* Audiens mjwb: "Sdh penuh".
💭 Setelah itu sang guru mengeluarkan pasir pantai & memasukkan nya ke dlm topless yg sama. Pasir pun mengisi sela2 bola & kelereng hingga tdk bisa muat lagi. Semua sepakat kalau topless sdh penuh & tdk ada yg bisa dimasukkan lg ke dalamnya.
☕ Tetapi terakhir sang guru menuangkan secangkir air kopi ke dalam toples yg sdh penuh dgn bola, kelereng & pasir itu.
🎓🎓 Sang Guru kemudian menjelaskan bahwa:
"Hidup kita kapasitasnya terbatas spt topless. Masing2 dari kita berbeda ukuran toplesnya:
❤ Bola tenis adalah hal2 besar dlm hidup kita, yakni tanggung-jawab thdp Tuhan, orang tua, istri/suami, anak2, serta makan, tempat tinggal & kesehatan.
✈ Kelereng adalah hal2 yg penting, spt pekerjaan, kendaraan, sekolah anak, gelar sarjana, dll.
🎉 Pasir adalah yg lain2 dlm hidup kita, seperti olah raga, nyanyi, rekreasi, Facebook, BBM, WA, nonton film, model baju, model kendaraan dll.
🎑Jika kita isi hidup kita dgn mendahulukan pasir hingga penuh, maka kelereng & bola tennis tdk akan bisa masuk. Berarti, hidup kita hanya berisikan hal2 kecil. Hidup kita habis dgn rekreasi dan hobby, sementara Tuhan dan keluarga terabaikan.
🔮Jika kita isi dgn mendahulukan bola tenis, lalu kelereng dst seperti tadi, maka hidup kita akan lengkap, berisikan mulai dr hal2 yg besar dan penting hingga hal2 yg menjadi pelengkap.
Karenanya, kita harus mampu mengelola hidup secara cerdas & bijak. Tahu menempatkan mana yg prioritas dan mana yg menjadi pelengkap.
Jika tidak, maka hidup bukan saja tdk lengkap, bahkan bisa tidak berarti sama sekali".
🎓 Lalu sang guru bertanya: "Adakah di antara kalian yg mau bertanya?"
Semua audiens terdiam, karena sangat mengerti apa inti pesan dlm pelajaran tadi.
💦Namun, tiba2 seseorang nyeletuk bertanya: "Apa arti secangkir air kopi yg dituangkan tadi .....?"
* Sang guru besar menjawab sbg penutup: "Sepenuh dan sesibuk apa pun hidup kita, jgn lupa masih bisa disempurnakan dgn bersilaturahim sambil "minum kopi" ..... dgn tetangga, teman, sahabat yg hebat. Jgn lupa sahabat lama !!"
Saling bertegur sapa, saling senyum bila berpapasan ..... betapa indahnya hidup ini ! Indahnya berbagi.😍💛👫💙💜👬💚👭💖💌💏❤
🎓 Seorang guru besar di depan audiens nya memulai materi kuliah dengan menaruh topless yg bening & besar di atas meja.
🎾 Lalu sang guru mengisinya dengan bola tenis hingga tidak muat lagi.
* Beliau bertanya: "Sudah penuh?"
* Audiens menjawab: "Sdh penuh".
🎳 Lalu sang guru mengeluarkan kelereng dari kotaknya & memasukkan nya ke dlm topless tadi. Kelereng mengisi sela2 bola tenis hingga tdk muat lagi. * Beliau bertanya: "Sdh penuh?"
* Audiens mjwb: "Sdh penuh".
💭 Setelah itu sang guru mengeluarkan pasir pantai & memasukkan nya ke dlm topless yg sama. Pasir pun mengisi sela2 bola & kelereng hingga tdk bisa muat lagi. Semua sepakat kalau topless sdh penuh & tdk ada yg bisa dimasukkan lg ke dalamnya.
☕ Tetapi terakhir sang guru menuangkan secangkir air kopi ke dalam toples yg sdh penuh dgn bola, kelereng & pasir itu.
🎓🎓 Sang Guru kemudian menjelaskan bahwa:
"Hidup kita kapasitasnya terbatas spt topless. Masing2 dari kita berbeda ukuran toplesnya:
❤ Bola tenis adalah hal2 besar dlm hidup kita, yakni tanggung-jawab thdp Tuhan, orang tua, istri/suami, anak2, serta makan, tempat tinggal & kesehatan.
✈ Kelereng adalah hal2 yg penting, spt pekerjaan, kendaraan, sekolah anak, gelar sarjana, dll.
🎉 Pasir adalah yg lain2 dlm hidup kita, seperti olah raga, nyanyi, rekreasi, Facebook, BBM, WA, nonton film, model baju, model kendaraan dll.
🎑Jika kita isi hidup kita dgn mendahulukan pasir hingga penuh, maka kelereng & bola tennis tdk akan bisa masuk. Berarti, hidup kita hanya berisikan hal2 kecil. Hidup kita habis dgn rekreasi dan hobby, sementara Tuhan dan keluarga terabaikan.
🔮Jika kita isi dgn mendahulukan bola tenis, lalu kelereng dst seperti tadi, maka hidup kita akan lengkap, berisikan mulai dr hal2 yg besar dan penting hingga hal2 yg menjadi pelengkap.
Karenanya, kita harus mampu mengelola hidup secara cerdas & bijak. Tahu menempatkan mana yg prioritas dan mana yg menjadi pelengkap.
Jika tidak, maka hidup bukan saja tdk lengkap, bahkan bisa tidak berarti sama sekali".
🎓 Lalu sang guru bertanya: "Adakah di antara kalian yg mau bertanya?"
Semua audiens terdiam, karena sangat mengerti apa inti pesan dlm pelajaran tadi.
💦Namun, tiba2 seseorang nyeletuk bertanya: "Apa arti secangkir air kopi yg dituangkan tadi .....?"
* Sang guru besar menjawab sbg penutup: "Sepenuh dan sesibuk apa pun hidup kita, jgn lupa masih bisa disempurnakan dgn bersilaturahim sambil "minum kopi" ..... dgn tetangga, teman, sahabat yg hebat. Jgn lupa sahabat lama !!"
Saling bertegur sapa, saling senyum bila berpapasan ..... betapa indahnya hidup ini ! Indahnya berbagi.😍💛👫💙💜👬💚👭💖💌💏❤
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Inspirasi Jumat Mubarok
Inspirasi Jumat Mubarak :
Bila hari ini belum dapat memberi kebahagiaanpada sesama, usahakan hari ini tidak menyakiti orang lain.
Bila hari ini belum dapat melakukan amal sholeh, usahakan hari ini tidak melakukan dosa.
Bila hari ini belum dapat berakhlak mulia, usahakan hari ini tidak menyimpan hati buruk pada sesama.
Bila hari ini belum dapat menghargai orang lain, usahakan hari ini tidak memberi nilai berlebih pada diri sendiri.
Bila hari ini belum dapat memberi manfaat, usahakan hari ini tidak memberi madhorot bagi sesama.
Selamat pagi.
Tetap Semangat. :) ({})
Bila hari ini belum dapat memberi kebahagiaanpada sesama, usahakan hari ini tidak menyakiti orang lain.
Bila hari ini belum dapat melakukan amal sholeh, usahakan hari ini tidak melakukan dosa.
Bila hari ini belum dapat berakhlak mulia, usahakan hari ini tidak menyimpan hati buruk pada sesama.
Bila hari ini belum dapat menghargai orang lain, usahakan hari ini tidak memberi nilai berlebih pada diri sendiri.
Bila hari ini belum dapat memberi manfaat, usahakan hari ini tidak memberi madhorot bagi sesama.
Selamat pagi.
Tetap Semangat. :) ({})
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Tips Mengetahui Halaman Tiap Juz Al-qur'an dengan Mudah
TIPS MENGETAHUI HALAMAN TIAP JUZ AL QUR'AN DENGAN MUDAH...
ada tips yang menarik utk mengetahui halaman juz dari Al Quran (Hanya untuk Al-Quran yang standard saja). Mari kita lihat bersama...
Contoh 1
Jika anda ingin mengetahui Juz 5 di halaman berapa, maka caranya: 5-1 = 4. Angka 4 x 2 = 8. Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 5 pada halaman 82
Sekarang lihat pada al Qur'an dan anda akan lihat Juz 5 dimulai pada
halaman 82. Menarik bukan?
Contoh2
Jika anda ingin mengetahui Juz 10 di halaman ke berapa: 10-1 = 9, kemudian 9 dikalikan 2 jadi 9 x 2 = 18. Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 10 pada halaman 182
Contoh 3
Jika anda ingin mengetahui Juz 17 di halaman ke berapa: 17-1=16, 16 x 2 = 32 Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 17 adalah pada halaman 322
Contoh 4
Jika anda ingin mengetahui Juz 25 di halaman ke berapa: 25-1= 24, kemudian 24 x 2 = 48 Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 25 adalah pada halaman 482
Subhanallah, memang menakjubkan. Ajarkan pada anak-anak da cucu2 kita agar mereka semakin cinta dan mudah belajar Al-Quran.
ada tips yang menarik utk mengetahui halaman juz dari Al Quran (Hanya untuk Al-Quran yang standard saja). Mari kita lihat bersama...
Contoh 1
Jika anda ingin mengetahui Juz 5 di halaman berapa, maka caranya: 5-1 = 4. Angka 4 x 2 = 8. Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 5 pada halaman 82
Sekarang lihat pada al Qur'an dan anda akan lihat Juz 5 dimulai pada
halaman 82. Menarik bukan?
Contoh2
Jika anda ingin mengetahui Juz 10 di halaman ke berapa: 10-1 = 9, kemudian 9 dikalikan 2 jadi 9 x 2 = 18. Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 10 pada halaman 182
Contoh 3
Jika anda ingin mengetahui Juz 17 di halaman ke berapa: 17-1=16, 16 x 2 = 32 Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 17 adalah pada halaman 322
Contoh 4
Jika anda ingin mengetahui Juz 25 di halaman ke berapa: 25-1= 24, kemudian 24 x 2 = 48 Letakkan angka 2 setelah jawaban. Jadi, juz 25 adalah pada halaman 482
Subhanallah, memang menakjubkan. Ajarkan pada anak-anak da cucu2 kita agar mereka semakin cinta dan mudah belajar Al-Quran.
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Refleksi Akhir Tahun
REFLEKSI AKHIR TAHUN 1436 H 😇
Apa yang sebenarnya kita cari?
Sadarkah Anda:
Anda hidup di gunung merindukan pantai, hidup di pantai merindukan gunung.
Kalau kemarau Anda tanya kapan hujan?
Di musim hujan Anda tanya kapan kemarau?
Diam di rumah pengennya pergi, setelah pergi pengennya pulang ke rumah.
Waktu tenang cari keramaian, waktu ramai cari ketenangan.
Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan.
Ternyata SESUATU itu tampak indah karena belum Anda miliki.
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau Anda hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki?
Belajarlah menikmati sesuatu yang kecil, agar Anda tahu nikmatnya sesuatu yang besar.
Jadilah pribadi yang selalu bersyukur dengan rahmat yang sudah Anda miliki.
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?, bahkan menutupi telapak tangan saja sulit. Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI".
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk, sekecil apapun maka Anda akan melihat keburukan dimana-mana, bahakan Bumi sekalipun akan tampak buruk.
Jangan menutup mata Anda, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi hati Anda, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku.
Syukuri saja apa yang ada, karena hidup adalah WAKTU yang dipinjamkan. Sedangkak harta adalah ANUGERAH yang dipercayakan.
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki. Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki. Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki. Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal yg ada.
واذ تأذن ربكم لئن شكرتم لأزدنكم.
Dan (Ingatlah), tatkala Tuhanmu menegaskan, "Sungguh-sungguh jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (ni'mat) kepadamu".
(QS.14. Ibrahim 7. Jz.13.).
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1437 H 😇
Apa yang sebenarnya kita cari?
Sadarkah Anda:
Anda hidup di gunung merindukan pantai, hidup di pantai merindukan gunung.
Kalau kemarau Anda tanya kapan hujan?
Di musim hujan Anda tanya kapan kemarau?
Diam di rumah pengennya pergi, setelah pergi pengennya pulang ke rumah.
Waktu tenang cari keramaian, waktu ramai cari ketenangan.
Sudah berkeluarga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan.
Ternyata SESUATU itu tampak indah karena belum Anda miliki.
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau Anda hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki?
Belajarlah menikmati sesuatu yang kecil, agar Anda tahu nikmatnya sesuatu yang besar.
Jadilah pribadi yang selalu bersyukur dengan rahmat yang sudah Anda miliki.
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?, bahkan menutupi telapak tangan saja sulit. Tapi kalo daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI".
Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk, sekecil apapun maka Anda akan melihat keburukan dimana-mana, bahakan Bumi sekalipun akan tampak buruk.
Jangan menutup mata Anda, walaupun hanya dengan daun yang kecil.
Jangan menutupi hati Anda, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku.
Syukuri saja apa yang ada, karena hidup adalah WAKTU yang dipinjamkan. Sedangkak harta adalah ANUGERAH yang dipercayakan.
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki. Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki. Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki. Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal yg ada.
واذ تأذن ربكم لئن شكرتم لأزدنكم.
Dan (Ingatlah), tatkala Tuhanmu menegaskan, "Sungguh-sungguh jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (ni'mat) kepadamu".
(QS.14. Ibrahim 7. Jz.13.).
SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1437 H 😇
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Cantik
Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
“Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti Ibu, beritahu aku caranya.”
Dengan tatapan lembut & senyum haru, sang Ibu menjawab,
“Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik.”
“Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun…”
“Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain…”
“Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin…”
“Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…”
“Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin…”
"Anakku..
Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.
~Biasakan ucapkan 4 kata kepada siapapun dengan santun: Terima Kasih, Maaf, Tolong, dan Permisi.
~Jika kamu BENAR, maka kamu tidak perlu marah.
~Jika kamu SALAH, maka kamu wajib minta maaf.
~Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
~Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT.
~Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN.
~Kesabaran dengan TUHAN adalah IMAN.
~Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa AIR MATA.
~Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.
~Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa KECERIAAN !
~Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik.
~Setiap masalah yang timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
~Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang.
~Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik.
~Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah,,,
“Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti Ibu, beritahu aku caranya.”
Dengan tatapan lembut & senyum haru, sang Ibu menjawab,
“Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik.”
“Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun…”
“Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain…”
“Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin…”
“Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu…”
“Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin…”
"Anakku..
Janganlah sombong akan kecantikan fisik karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.
~Biasakan ucapkan 4 kata kepada siapapun dengan santun: Terima Kasih, Maaf, Tolong, dan Permisi.
~Jika kamu BENAR, maka kamu tidak perlu marah.
~Jika kamu SALAH, maka kamu wajib minta maaf.
~Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
~Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT.
~Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN.
~Kesabaran dengan TUHAN adalah IMAN.
~Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa AIR MATA.
~Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.
~Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa KECERIAAN !
~Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik.
~Setiap masalah yang timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
~Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang.
~Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik.
~Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah,,,
Label:
Hikmah dan Mutiara Kata
Subscribe to:
Comments (Atom)